Blogs

Berkencan dengan KVM (Kernel Based Virtual Machine)

Pernah mencoba KVM ? KVM mempunyai cita rasa sederhana,terintegrasi dengan kernel, dan hardware intensif. Berbeda dengan VMware yang merupakan saudara tua yang lahir saat processor tidak dirancang untuk mensupport virtualisasi, maka generasi baru processor mempunyai fasilitas yang mendukung penuh system virtual seperti opsi VT-x, VT-d, dan VT-c (INTEL). VMware ditenggarai software intensif. :) Sedang XEN berada ditengah-tengah. KVM hanya terdiri dari 15 ribu baris kode. Baris code XEN adalah 150 ribu. (hampir 10x lipat).Sedang VMWare karena close souce tidak diketahui pasti.

Jika XEN merancang bangun hypervisor dari awal dan hanya memanfaatkan kernel sebagai I/O, maka bagi KVM, kernel adalah hypervisor. KVM memanfaatkan sistem scheduler,task, dan tetek bengek kernel sebagai bagian dari hypervisor.Secara politis KVM termasuk bagian UPSTREAM kernel.

Peningkatan performa pada kernel berimbas pada KVM secara otomatis. Developer KVM dapat lebih fokus ke sistem yang berkaitan dengan virtualisasi itu sendiri. Sebagai contoh : Peningkatan security pada kernel (yang digarap developer lain) akan berimbas pada security KVM.

Jika processor Anda mempunyai opsi VT-x (atau AMD-v), maka KVM layak untuk dicoba :)

Run Under Xen Hypervisor

Hypervisor merupakan salah satu istilah yang populer dalam virtual machine. Hypervisor merupakan virtual machine monitor (VMM) yang mengatur banyak OS berbeda (guest) untuk dapat jalan bersamaan pada Host. Beberapa virtual machine tidak mensyaratkan modifikasi kernel pada OS guest agar dapat berjalan maksimal. Seperti KVM (Kernel Based Virtual Machine) dan VMware ESXi dapat menjalankan secara pure sembarang OS tanpa modifikasi apapun.

Berbeda dengan hypervisor pada XEN. Agar dapat berjalan 'Mak nyuusss' diperlukan modifikasi kernel pada OS guest. Tidak terlalu banyak modifikasi, tapi mesti dilakukan kompilasi ulang pada kernel agar dapat mensupport Xen hypervisor pada host dengan lebih baik. Kernel hasil modifikasi ini sering disebut paravirt-ops .

Sebagai contoh, akan dibahas modifikasi kernel pada Linux Slackware 13.0. Harapannya Slackware akan berjalan maksimal ketika dijalankan sebagai OS guest pada Host yang menjalankan Hypervisor XEN. Karena kernel pada Slackware merupakan kernel Vanilla, Anda akan mendapatkan kernel pada Slackware sama persis dengan kernel yang di download langsung pada www.kernel.org.

Sekilas XCP (Xen Cloud Platform)

Enteprise cloud solution stack for virtualization

Istilah 'cloud' sangat populer di dunia networking dan menjadi trend saat ini. Entah sebagai buzzword yang (maaf) bullshit atau kenyataan yang mewujud, baiklah untuk selalu bersikap open minded :)

'Wong deso' kalau melihat 'cloud' pas lagi macul ditengah sawah akan berimajinasi susunan susu yang tumpah di langit. Awan yang luwes untuk bergerak dan pindah. Kadang awan mewujud jadi monster bermata biru, kadang jadi sapi gemuk milik tetangga, kadang jadi cewek sexy bintang Bollywood :)

Platform networking model awan yang perlu dipertimbangkan adalah KVM (Kernel Virtual Machine) dan XCP (Xen Cloud Platform). Kedua platform ini 100% opensource :) Tapi kali ini akan dibahas sekilas tentang XCP.

Berkencan di Awan-awan :)

Dari VirtualBox, VMware, Citrix, sampai ke Xen.

VirtualBox
Kisah ini dimulai dari saat kencan dengan si gadis cantik dan sexy VirtualBox (vibi). Berkencan dengannya sungguh asyik ;) Nongkrong di caffe KDE atau GNOME berjalan mulus.... Virtualbox pandai menempatkan diri dan tidak nuntut yang aneh-aneh. Anda tidak akan menyesal berjalan, bergandeng tangan dengan si Vibi. Selain sexy, Virtualbox juga responsif. Tampilan yang cantik setara dengan kemudahan... juga reliable alias jarang mogok (ngambek) hehehe. Si Vibi juga terbuka alias tidak ada rahasia ala close source. Jika orientasi Anda melakukan virtualisasi di Desktop tanpa ingin repot-repot, VirtualBox adalah pilihan yang tidak bisa dihindari.

    Skema kencan ANda : Hardware --> OS---> VirtualBox ---> OS lain. (Virtual Machine)

VMware Server
Entah kenapa melirik ke VMWare Server (rere). Berkencan dengannya tidak semudah VirtualBox, perlu kantong lebih tebal dan si rere tidak sepenuhnya open minded :) Perlu pertimbangan lebih serius untuk dijalankan di sistem produksi... kalau cuma bereksperimen saja tidak apalah... pengalaman ngambek dan crash di mall (server xeon)cukup bikin pusing kepala. Lebih baik kembali ke Vibi ajadech. Tapi siapa tau Anda cocok dengan rere ?

    Skema kencan : Hardware --> OS --> VMware Server -->OS lain (Virtual Machine)
    Skema rayuan : Browser --> VMware SErver

Sekilas VMware ESXi

For : Aurell M ..:)

Beberapa hari ini bermain-main dengan virtual machine (VM) dari VMware. Satu produk yang menarik adalah VMware ESXi. Virtual machine ini dapat di download gratis di situs www.vmware.com Jenis VMware ESXi adalah 'bare metal' dimana VMware ESXi langsung berhubungan dengan hardware pada server alias tidak di install di suatu OS sebagai top layer.

Berbeda dengan VMware server yang berjalan di suatu OS sebagai top layer, maka jika ingin menginstal VMware ESXi mesti disediakan satu hardisk kosong. Dalam eksperimen kali ini saya menggunakan Intel Xeon X3220 dengan memory 8G dan hardisk 250G.

Satu kendala bagi pengguna linux adalah : tidak adanya client yang mumpuni untuk berjalan di platform linux. Jadi saya menggunakan Ms Windows 7 untuk menjalankan Vmware Vsphere client untuk melakukan manajemen pada server yang di instal Vmware ESXi.

Bermain Jaringan di VirtualBox

VirtualBox adalah Virtual Machine (VM) yang fleksibel dan mudah pengoperasiannya. Dari 'easy mode' dengan fitur standar sampai ala 'teks mode' untuk fitur 'advance' yang bisa dilayani dengan baik oleh virtualbox.

Kelebihan bermain jaringan di VM seperti virtualbox adalah ringkas dan biaya murah. Banyangkan jika bereksperimen dengan sebuah jaringan dengan 10 PC/server dalam bentuk fisik.

Dalam kasus ini, saya menggunakan host Linux Slackware dan guest Linux Slackware. Semuanya versi 13.0. Tentu Anda dapat mencoba dengan OS/distro yang lain.

Mengendarai Slackware 13.0 (1/2)

Setelah melakukan proses instalasi Slackware 13.0, maka ada beberapa hal yang perlu diketahui para newbie untuk mulai 'mengendarai' Slackware.

Panduan di bawah mungkin tidak komplit, tapi semoga berguna untuk starting point dan membangkitkan inspirasi tentang bagaimana berkencan dengan Slackware. Supaya tidak tergesa saya bagi jadi 2 tulisan .

Saya berharap ada rekan-rekan yang baru belajar linux (sambil melihat DVD Slackware yang nganggur)dan tertarik untuk menginstal plus mengendarai Slackware :). All in all...Thanks buat denic http://www.makassar-slackers.org yang selalu concern terhadap para newbie di Slackware.

Salam.

Panduan / Manual Instal Slackware 13.0

Bagi rekan-rekan yang memerlukan Panduan/Manual instal Slackware 13.0 (unofficial) dapat mendownload manual tersebut di halaman ini. Ditujukan bagi pemula yang ingin menginstal Slackware 13.0 dan perlu tuntunan (mungkin agak detil). Ada puluhan gambar hasil capture menu saat instal Slackware 13.0 di Virtual Machine.

Ada 3 format yang dapat didownload : .pdf, .odt, dan .doc. Versi .odt dan .doc disediakan bagi rekan-rekan yang ingin mengedit dan menggandakan kembali (jika dirasa perlu).

Feel Free untuk mengganti dengan nama Anda dan mempresentasikan instalasi Slackware 13.0 kepada pacar Anda ! Oops :)

Salam.

From Huge to Generic Kernel - Slackware 13.0 (2/2)

Beberapa langkah untuk menggunakan kernel generic :

Ubah symlink beberapa file pada direktory /boot. Seperti file : config, vmlinuz, dan System.map Hal ini nantinya akan berkaitan dengan file konfigurasi pada/etc/lilo.conf . Oke, pindah ke direktory /boot terlebih dulu :

    #cd /boot
    #rm vmlinuz
    #rm config
    #rm System.map
    #ln -s vmlinuz-generic-smp-2.6.29.6-smp vmlinuz
    #ln -s config-generic-smp-2.6.29.6-smp config
    #ln -s System.map-generic-smp-2.6.29.6-smp System.map

From Huge to Generic Kernel - Slackware 13.0 (1/2)

Saat pertamakali instal Linux slackware, maka kernel image yang digunakan adalah vmlinuz-huge-smp-2.6.29.6-smp dengan konfigurasi config-huge-smp-2.6.29.6-smp. Kernel ini memuat hampir 'semua' modul kernel yang mungkin diperlukan oleh sebuah sistem komputer.

Seperti kata yang digunakan 'huge' alias besar, maka banyak stock modul yang mungkin tidak diperlukan oleh kebanyakan perangkat keras yang umum digunakan.Tapi tentunya hal ini menjamin (kernel huge) akan jalan di berbagai macam konfigurasi perangkat keras yang beredar di pasaran :)

Syndicate content