Mengendarai Slackware 13.0 (1/2)

Setelah melakukan proses instalasi Slackware 13.0, maka ada beberapa hal yang perlu diketahui para newbie untuk mulai 'mengendarai' Slackware.

Panduan di bawah mungkin tidak komplit, tapi semoga berguna untuk starting point dan membangkitkan inspirasi tentang bagaimana berkencan dengan Slackware. Supaya tidak tergesa saya bagi jadi 2 tulisan .

Saya berharap ada rekan-rekan yang baru belajar linux (sambil melihat DVD Slackware yang nganggur)dan tertarik untuk menginstal plus mengendarai Slackware :). All in all...Thanks buat denic http://www.makassar-slackers.org yang selalu concern terhadap para newbie di Slackware.

Salam.

Jika tahapan instalasi Slackware 13.0 belum dilakoni, lihat topik instalasi : http://www.slackerbox.com/node/625

Okay...setelah proses instal selesai, boot pertamakali, maka muncul prompt seperti di bawah :


    root@warungkopi:~#

Add user
Buat user lain selain root. User dengan 'privilege' biasa ini digunakan untuk keperluan sehari-hari. Don't be [stupid] !! Jika Anda menggunakan user root untuk akses internet misalnya.Jika Anda menemukan tanda # pada prompt terminal berarti hak akses Anda sebagai root. Jika tanda $ maka hak akses Anda sebagai user biasa.

Ketik adduser untuk memulai.


    # adduser


    Login name for new user []: mletoe

    User ID ('UID') [ defaults to next available ]:

    Initial group [ users ]:
    Additional UNIX groups:

    Users can belong to additional UNIX groups on the system.
    For local users using graphical desktop login managers such
    as XDM/KDM, users may need to be members of additional groups
    to access the full functionality of removable media devices.

    * Security implications *
    Please be aware that by adding users to additional groups may
    potentially give access to the removable media of other users.

    If you are creating a new user for remote shell access only,
    users do not need to belong to any additional groups as standard,
    so you may press ENTER at the next prompt.

    (Setelah ini ANda perlu menambah group lain agar supaya bisa shutdown dari user biasa, internetan, mengakses cdrom, dll) setelah ENTER tekan tanda panah ke-atas.


    Press ENTER to continue without adding any additional groups
    Or press the UP arrow to add/select/edit additional groups
    : audio cdrom floppy plugdev video power netdev


    Home directory [ /home/mletoe ]

    Shell [ /bin/bash ]

    Expiry date (YYYY-MM-DD) []:

    New account will be created as follows:


    Login name.......: mletoe
    UID..............: [ Next available ]
    Initial group....: users
    Additional groups: audio,cdrom,floppy,plugdev,video,power,netdev
    Home directory...: /home/mletoe
    Shell............: /bin/bash
    Expiry date......: [ Never ]

    This is it... if you want to bail out, hit Control-C. Otherwise, press
    ENTER to go ahead and make the account.


    Creating new account...


    Changing the user information for mletoe
    Enter the new value, or press ENTER for the default
    Full Name []: Mletoe
    Room Number []:
    Work Phone []:
    Home Phone []:
    Other []:
    Changing password for mletoe
    Enter the new password (minimum of 5, maximum of 127 characters)
    Please use a combination of upper and lower case letters and numbers.
    New password:
    Re-enter new password:
    Password changed.


    Account setup complete.

Okay kawan ! logout dulu.
(logout berarti Anda keluar dari user dimana Anda login. Seperti Anda login dan logout saat berurusan dengan gmail Anda misalnya.)


    root@warungkopi:~#logout

Login kembali dengan user Anda - mletoe


    Welcome to Linux 2.6.29.6-smp (tty1)
    warungkopi login :mletoe

    mletoe@warungkopi:~$

Perlu diingat,hanya root yang berhak membuat user lain. Mungkin Anda ingin mencoba membuat tambahan user lain lewat CLI ? Untuk teman satu kos, adik, kakak, pacar,...

Siapakah root ? Ya Anda sendiri. Got Root ? Yeah ! Pengguna slackware terkenal reputasinya karena sering berkencan dengan root dilayar hitam putih - CLI. Istilah root adalah super user. Karena hanya user root yang dapat berbuat apa saja di system komputer.

Instruksi 'su'
Instruksi ini untuk beralih dari user biasa ke user root tanpa logout. Semisal :


    mletoe@warungkopi:~$

Jika diinginkan beralih ke user root, ketik su.


    mletoe@warungkopi:~$su

Setelah memasukkan password untuk root, Anda telah beralih ke user root.


    root@warungkopi:~#

Untuk kembali ke user biasa, cukup ketik exit.


    root@warungkopi:~#exit

Maka Anda akan kembali ke user biasa.


    mletoe@warungkopi:~$

Shutdown dan Restart
Sebelum melangkah lebih jauh, lebih baik tahu instruksi dasar di linux untuk shutdown dan restart. Lewat CLI (command line interface). Untuk shutdown ketik :

    #halt

atau

    #shutdown -h now

sedangkan untuk restart

    #shutdown -r now

Paling tidak 2 instruksi diatas berguna seterusnya (dibawa sampai mati hehe).

Berkencan dengan Links
Links adalah browser berbasis teks. Disajikan agar Anda kenal dan lebih familiar dengan layar hitam putih Anda. Coba ketik links.


    mletoe@warungkopi:~$links

Ah ! Hanya muncul layar hitam ??? Tekan Escape pada keyboard dan akan muncul menu untuk browsing. Coba akses www.google.com .... Omong-omong baru pertama browsing ala teks mode ?

Tidak ada lingkungan yang paling asyik dan handal bagi pengguna Slackware (jika berurusan dengan system jeroan OS)selain berada di terminal atau CLI. Jika berada di area CLI biasanya maniac Slackware mengatakan 'I have got the POWER ! Ada banyak hal yang bisa dilakoni diarea CLI. Oke.... oke... setelah berada di area hitam/putih sekarang akan melangkah ke area grafik. Ah jangan dulu ah ! Itu mudah .

pkgtool
pkgtool merupakan control panel sederhana di Slackware. Anda dapat menjalankan di terminal dengan atau tanpa masuk ke area grafik atau x server. Hanya user root yang bisa mengaktifkan. Sebagai root,ketik pkgtool Silahkan melakukan eksplorasi :)

    Coba aktifkan rc.cups dari pkgtool :)
    Coba cari paket httpd versi berapa yang terinstal ?
    Coba non aktifkan servis sshd server.
    Coba ubah default desktop manager dari KDE ke Fluxbox.

Jika 4 pertanyaan di atas sudah bisa Anda kerjakan, maka eksplorasi Anda lumayan baik :)

startx
Baiklah, saatnya menjajal kemampuan X server dari Slackware. Di area X server Anda dapat mengaktifkan desktop manager macam KDE, XFCE, ataupun Fluxbox. Anda pun dapat menambahkan paket GNOME jika ingin.


    mletoe@warungkopi:~$startx

Jika ingin mengganti dengan desktop/file manager lain :


    mletoe@warungkopi:~$xwmconfig

Pilih desktop/file manager yang tersedia.Kemudian ketik startx lagi.

Jika masalah grafik tidak Anda temui, mungkin Anda ingin setiap kali boot langsung otomatis masuk ke menu X. Caranya edit file /etc/inittab

Untuk masalah pengaturan konfigurasi, Anda musti sebagai user root. Jika sebelumnya posisi Anda sebagai user biasa, ada 2 cara. Logout dulu kemudian login sebagai root. Atau dengan instruksi su.


    mletoe@warungkopi:~$su

kemudian masukkan password root. Jika sudah selesai urusan konfigurasi sebagai root ketik exit.(Anda akan kembali sebagai user biasa)

Ada banyak teks editor untuk mengedit file konfigurasi di Slackware. Untuk kali ini pakai yang sederhana. PICO.


    #pico /etc/inittab

Amati isi file tersebut dan cari baris di bawah :


    # Default runlevel. (Do not set to 0 or 6)
    id:3:initdefault:

Ganti nilai default runlevel dari 3 ke 4. Jangan lupa save / write out (ctrl -O )
Untuk selanjutnya setelah boot maka Anda akan masuk ke menu KDE login.

(Baiklah ini tahun 2010 dan Slackware tetap default runlevel 3 mode teks saat boot pertamakali. Dan siapapun harus mengganti konfigurasi ini secara manual. Tidak ada istilah 'fire n forget' atau serba otomatis dimana-mana )

slackpkg
Jika ANda terhubung dengan internet, lebih baik update untuk patch security terbaru yang telah tersedia lewat program slackpkg.

Sebelumnya pilih mirrors yang tersedia. Edit file /etc/slackpkg/mirrors

Hilangkan tanda # untuk repository yang dipilih.
Misal saya memilih kambing :)

Jalankan slackpkg pertama kali. #slackpkg update
Jika ingin mengetahui patch yang tersedia atau paket yang perlu diupgrade, ketik #slackpkg upgrade-all

Lebih baik upgrade saja semua (jika bandwidth internet bukan masalah bagi Anda).

Untuk selanjutnya sekali tempo jalankan #slackpkg update untuk mengecek apakah ada patch security terbaru. Jangan kuatir patch untuk slackware jarang dibanding Ubuntu misalnya.

Sound
Mulai versi 13.0 Slackware melakukan konfigurasi otomatis untuk mendeteksi card audio yang terpasang pada komputer Anda.

Tapi jika Anda ingin melakukan secara manual, lakukan instruksi :

    #alsaconf

Maka alsa akan mencoba mendeteksi perangkat keras Audio yang ada dan menyediakan driver-nya secara otomatis.

Untuk basic Mixer Anda dapat menggunakan alsamixer.

    #alsamixer

Anda dapat menggunakan 'privilege' user user biasa untuk mengatur konfigurasi sound (dengan batasan tertentu)disamping dengan user root.

Printer
Secara pribadi saya menganjurkan merek HP (Hewlet Packard) untuk jenis printer jika Anda intens menggunakan Linux.Hampir semua tipe printer HP disupport dengan baik oleh linux.

Ada beberapa metode servis untuk urusan printer. Yang paling populer adalah lewat CUPS (Common Unix Printing System).

Anda dapat mengaktifkan servis CUPS lewat pkgtool atau editing file langsung. Para slackers biasanya 'demen' cara terakhir. Lewat CLI :)

(mungkin dunia mereka tidak jauh dari dunia malam.... tidak jarang mengotak-atik system komputer dari pagi sampai pagi ...sampai lupa segalanya .. slackware seperti swiss army knife ... mau jadi apa atau diapakan sangat mumpuni.)

Distro ini direkomendasikan bagi siapa saja yang ingin 'bertobat' dari kehidupan malam yang brutal dan butuh lawan tanding yang tangguh. Lebih baik mengendarai Slackware (di rumah)...sambil bantu adik kerjakan PR daripada kelayapan tidak karuan di jalan :)

Bagaimana printernya ? Sudah jalan ? Ini jadi PR Anda sebelum lanjut ketulisan saya berikutnya.

Very interesting, i like this

Very interesting, i like this website.Look my website : Odżywki